Penulis : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, MBSBNews,- Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Wae Sambi, Labuan Bajo, siap menggelar lomba Mazmur, sebagai bagian dari peringatan bulan Kitab Suci pada bulan September ini. Selain lomba Mazmur, juga akan dijalankan katekese di tingkat KBG.
Demikian salah satu poin hasil rapat pengurus DPP, pengurus Wilayah, pengurus KBG, kelompok kategorial serta perwakilan biara, lingkup paroki MBSB Wae Sambi, yang berlangsung di Aula Paroki, Minggu (14/09/2025).

Rapat ini dipimpin langsung ketua DPP Paroki MBSB, Isfridus T Nardi, dan didampingi oleh Pastor Paroki MBSB, RD. Dominikus Risno Maden dan Wakil Ketua I, Adrianus Ojo dan Wakil Ketua III, Yeremias Unggas.
Mengawali rapat, Ketua Isfridus mengingatkan bahwa bulan September ini adalah bulan Kitab Suci, karena itu mesti ada kegiatan yang diselenggarakan, dengan melibatkan umat.
Para peserta rapat kemudian memberikan masukan, hingga menyepakati, agar bulan Kitab Suci ini diperingati dengan dua kegiatan, yakni : lomba mazmur di tingkat Paroki dan katekese di tingkat KBG.
Adapun yang menjadi pertimbangan utama digelarnya lomba mazmur ini adalah karena selama ini pembawa mazmur pada misa mingguan selalu orang yang sama. Padahal ada begitu banyak anak muda yang punya kemampuan, tapi belum dikasi kesempatan.
“Melalui lomba ini, semoga kita bisa mendapatkan ‘bibit-bibit’ baru yang bisa bertugas, baik pada misa mingguan maupun pada perayaan misa hari raya besar,” jelas Kornelis Joni, Ketua DKP sekaligus Seksi Koor paroki MBSB Wae Sambi.
Untuk lomba mazmur, akan dibentuk panitia khusus, yang dikoordinasikan oleh seksi Koor dan Seksi Liturgi. Panitia ini yang akan menentukan segala sesuatunya, termasuk kategori dan jadwal pelaksanaan lomba.
“Tetapi yang pasti, lomba mazmur ini antar wilayah. Dan mungkin hanya 3 ketagori, anak-anak, remaja dan dewasa. Akan kita pertimbangkan segala sesuatunya,” jelas Kornelis Joni.
Selain lomba mazmur, sebagai bagian dari peringatan bulan Kitab Suci, juga akan digelar katekese di tingkat KBG yang jadwal berikut tema-nya akan ditentukan oleh seksi Katekese.
Kunjungan Pastor Paroki Ke Umat di KBG
Hal lain yang diputuskan dalam rapat ini adalah terkait kunjungan pastoral Pastor Paroki ke umat di tingkat KBG.
“Kunjungan Pastoral Pastor Paroki ke umat di tingkat KBG, ini sudah menjadi ciri khas kita di paroki ini. Ada baiknya kalau kita lanjutkan,” jelas RD. Risno Maden, seraya menambahkan bahwa kunjungan Pastor Paroki, akan digelar pada bulan Oktober, sebagai bulan Rosario, dan dilanjutkan pada bupan November, sebab selain jumlah KBG yang melebihi jumlah hari dalam bulan, yakni 38 KBG, juga pada bulan Oktober, Pastor Paroki akan mengikuti kegiatan rohani di Bali, yakni dari tanggal 5 hingga 17 Oktober.
Untuk kunjungan Pastoral Pastor Paroki ini, semua peserta rapat sepakat, dengan catatan, pihak sekretariat segera menyusun jadwal.
Terkait agenda kunjungan Pastor Paroki ini, Wakil Ketua I DPP Paroki, Adrianus Ojo, mengharapkan agar menjelang kunjungan Pastor Paroki, umat di tingkat KBG dapat digerakkan untuk terlibat dalam kegiatan aksi bersih lingkungan.
“Bersih lingkungan ini penting. Selain sebagai aksi nyata dari pastoral ekologis, juga kita mesti menjaga lingkungan kita masing-masing dari serangan nyamuk, sebab bulan Oktober dan November itu musim hujan,” jelas Adrianus.***


