Labuan Bajo, MBSBNews,- Untuk mewujudkan lingkungan gereja yang asri dan sejuk, WKRI Cabang Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Wae Sambi, menanam puluhan pohon Pucuk Merah di sekitar lingkungan gereja. Ketua WKRI, Bibiana Jaya, turun langsung dalam program penghijauan ini.
Suasana halaman Gereja Paroki MBSB tampak berbeda pada Sabtu (24/01/2026). Sejumlah ibu-ibu anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Paroki MBSB tampak sibuk menanam bibit pohon di sekitar lingkungan gereja. Dengan penuh semangat dan kebersamaan, mereka bergandengan tangan, bergotong royong, menyatukan harapan untuk mewujudkan lingkungan gereja paroki MBSB yang hijau, asri, dan sejuk.

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan lanjutan dari aksi serupa yang telah dilaksanakan pada 22 Desember 2025 lalu. Pada kegiatan sebelumnya, WKRI Paroki MBSB telah menanam sebanyak 25 bibit tanaman pucuk merah. Kali ini, penanaman kembali dilakukan sebagai bentuk komitmen berkelanjutan terhadap kepedulian lingkungan.
Ketua WKRI Paroki MBSB, Bibiana Jaya, menjelaskan bahwa kegiatan menanam pohon di lingkungan gereja merupakan salah satu program kerja WKRI yang wajib dijalankan oleh seluruh anggota. Menurutnya, peran kaum ibu dalam kehidupan menggereja tidak hanya terbatas pada kegiatan liturgis.
“Banyak kegiatan yang dilakukan oleh kaum ibu, seperti terlibat di koor, dan lain-lain. Tapi menanam pohon juga adalah bagian dari program yang wajib kita jalankan,” ujar Bibiana di sela-sela kegiatan.
Lebih dari sekadar menanam bibit, kegiatan ini mengandung makna mendalam tentang rasa memiliki terhadap gereja. Penanaman pohon dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan gereja yang hijau sehingga terlihat lebih asri dan memberikan kesejukan bagi umat yang datang beribadah.

“Siapa gereja? Gereja itu kita semua. Siapa yang buat gereja ini hijau dan asri? Tidak ada orang lain, ya kita semua ini,” ungkap Bibiana, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh umat dalam merawat lingkungan ‘Rumah Tuhan’ ini Bersama-sama.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, WKRI Paroki MBSB berharap dapat menumbuhkan kesadaran umat akan pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus menanamkan semangat cinta gereja yang diwujudkan melalui tindakan nyata. (Erm)


