Memperingati Hari Orang Muda Sedunia (HOMS) ke-40, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Wae Sambi melakukan kunjungan ke Rumah Perlindungan JPIC SSpS di Labuan Bajo, Minggu (23/11/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Kamu juga adalah saksi-Ku, karena kamu telah bersama-sama dengan Aku” (Yohanes 15:27), yang mendorong OMK untuk berbagi sukacita, membangun persaudaraan, dan saling menguatkan. Tema tersebut sejalan dengan pesan Paus Leo XIV yang menyerukan agar kaum muda menjadi saksi Kristus yang berani, bersahabat, dan membawa damai.

Koordinator JPIC SSpS Flores Barat, Sr. Frederika Tanggu Hana, SSpS, yang menerima kunjungan tersebut, menyampaikan harapannya agar kaum muda semakin berani menyuarakan kebenaran dan nilai-nilai positif. “Saya berharap Orang Muda lebih berani menjadi saksi tentang kebenaran, terutama sebagai orang muda yang mampu memberitakan hal-hal positif bagi diri sendiri maupun sesama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kepekaan terhadap kelompok rentan, terutama mereka yang mengalami kekerasan dan membutuhkan dukungan. Menurutnya, kaum muda dapat berperan dalam membangun kepedulian, empati, dan keberpihakan melalui tindakan nyata.
Usai sesi sharing dan dialog, OMK MBSB menyerahkan bingkisan kasih berupa sembako dan kebutuhan harian bagi penghuni Rumah Perlindungan. Aksi ini menjadi bentuk konkret perhatian sosial dan solidaritas terhadap mereka yang membutuhkan perlindungan.
Eva Salim, Wakil Ketua OMK MBSB, menegaskan bahwa kegiatan ini membuka kesadaran baru mengenai tanggung jawab sosial kaum muda. “Sebagai OMK kita harus paham pentingnya peran OMK dalam menyuarakan ‘stop kekerasan’ terhadap kaum rentan di sekitar kita. Hal ini bisa dimulai dari diri sendiri,” katanya.
Melalui kunjungan ini, OMK MBSB Wae Sambi menunjukkan bahwa iman bukan hanya dirayakan di dalam ruang liturgi, tetapi juga dihidupi dalam tindakan yang membela martabat manusia, merawat kemanusiaan, dan menabur harapan di tengah masyarakat. (Ann Angul/OMK)


