Penulis : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, MBSBNews,- Direktur Caritas Keuskupan Labuan Bajo, RD. Yuvens Rugi, memberikan penjelasan tentang Lembaga Caritas dan karyanya di Keuskupan Labuan Bajo. Penjelasan ini penting sebab banyak umat Katolik yang masih merasa asing dengan lembaga ini.
“Caritas itu adalah salah satu lembaga dari Gereja Katolik yang berkiprah dalam dunia sosial dan kemanusiaan,” jelas RD. Yuvens Rugi, sebagaimana dikutip media ini dari YT Komsos Labuan Bajo, Senin (18/05/2026).

Caritas ini, kata RD. Yuvens Rugi, adalah lembaga internasional yang bersifat nirlaba dan melayani misi kemanusiaan tanpa memandang suku, agama, ras, atau golongan. Keberadaanya terstruktur mulai dari Roma, Italia, hingga ke tingkat keuskupan di seluruh dunia, bahkan hingga ke tingkat basis.
Ada 2 sifat dari lembaga ini yang menjadi keutamaan, yakni karitative dan transformative. “Yang bersifat karitatif itu misalnya orang lapar lalu kita beri dia makan. Sedangkan yang bersifat transformative, itu misalnya ketika ada orang lapar, kita beri dia kail. Fokusnya pemberdayaan,” jelas RD. Yuvens.
Di Keuskupan Labuan Bajo, lanjutnya, salah satu program yang saat ini sedang dijalankan oleh Caritas adalah HARVEST, akronim dari Holistic, Agriculture, Resilience, Vision, Empowerment, Transformation.
Karya ini membina masyarakat pedesaan untuk mengelola dan mengembangkan tanah mereka melalui pertanian organik. Program ini menekankan kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan, sejalan dengan semangat ensiklik Laudato Si’.
“Program ini berkaitan dengan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim melalui pertanian berkelanjutan,” jelasnya.
Menurut RD. Yuvens, sudah ada 4 kelompok yang saat ini sedang dalam pendampingan Caitas. Semuanya bergerak dalam dunia pertanian organik.
“Tidak hanya berkaitan dengan ekonomi tetapi sekarang yang sangat aktual itu adalah tentang ekologi. Bumi sebagai rumah kita bersama,” lanjutnya.
Diakui RD. Yuvens bahwa program HARVEST inilah yang menjadi dasar pertimbangan utama, mengapa perayaan ulang tahun Caritas Ingternasional ini diselenggarakan di Labuan Bajo.
Keuskupan Labuan Bajo memang terpilih menjadi tuan rumah perayaan internasional Yubileum 75 Tahun Caritas Internationalis dan 20 Tahun Caritas Indonesia.
Baca juga : Presiden Caritas Internasional Akan Pimpin Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Labuan Bajo
Sejumlah agenda kegiatan yang diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan ini, antara lain, adalah : kunjungan ke komunitas di Paroki Datak, perayaan ekaristi di Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo, hingga malam keakraban yang digelar di rumah Unio Keuskupan Labuan Bajo.
Perhelatan ini menjadi momentum strategis bagi Gereja lokal untuk memperkuat kolaborasi global dalam pelayanan kemanusiaan dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan.***


