Labuan Bajo — Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Misa Perutusan bagi siswa kelas XII SMA Negeri 1 Komodo tahun 2026, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perutusan lintas agama yang diikuti oleh empat keyakinan, yakni Katolik, Islam, Protestan, dan Hindu.




Misa perutusan dipimpin oleh Pastor Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Wae Sambi, RD. Risno Maden. Dalam homilinya, Romo Risno menekankan pentingnya iman sebagai bekal menghadapi masa depan setelah menyelesaikan pendidikan menengah. “Perutusan ini bukan hanya tanda berakhirnya masa sekolah, tetapi juga awal dari panggilan hidup untuk melayani dan berkarya di tengah masyarakat,” ujarnya.
Perayaan ini turut dihadiri oleh Sr. Frederika Tanggu Hana, SSpS, Koordinator JPIC SSpS Flores Barat. Dalam sambutannya, Sr. Rita, SSpS menegaskan pentingnya membangun karakter dan kepedulian sosial di tengah tantangan zaman. “Anak-anak muda perlu membawa nilai iman ke dalam kehidupan nyata, menjadi pribadi yang peduli, jujur, dan berani menyuarakan kebenaran,” katanya.

Rangkaian misa ditutup dengan simbol pengutusan dan pemberkatan para siswa oleh Romo Risno, yang menandai berakhirnya Misa Perutusan.
Usai misa, Kepala Sekolah menyampaikan sambutan serta ucapan terima kasih kepada keempat pemuka agama yang hadir untuk memberikan peneguhan kepada para siswa.

Para guru berharap agar para siswa tidak hanya berhasil dalam studi lanjutan, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Dengan demikian, Misa Perutusan ini menjadi momentum penting yang menghubungkan pendidikan formal dengan panggilan iman, sekaligus memperkuat peran Gereja dalam mendampingi generasi muda di Labuan Bajo.
Oleh : Albertina Siti Nurbaya


