7 Ketua KBG Sepakati Nama Pelindung Wilayah V : St. Gabriel

advanced divider

Labuan Bajo, MBSBNews,- Sebanyak 7 orang Ketua Komunitas Basis Gerejawi (KBG) di Wilayah V, Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Wae Sambi, sama-sama sepakati nama pelindung untuk wilayah itu, yakni : St. Gabriel. Makna filosofis dan historis menjadi pertimbangan utama nama St. Gabriel dijadikan sebagai pelindung untuk wilayah V itu.

Kesepakatan 7 orang ketua KBG itu diambil dalam rapat koordinasi yang berlangsung di halaman rumah Ketua Wilayah V, Ferdy Jemaun, di Wae Teku Wae Sambi, Jum’at (20/02/2026) sore.

Ferdy Jemaun, Ketua Wilayah V (kanan), saat memimpin rapat. (Foto : Dok. Wilayah St. Gabriel)

Penetapan nama pelindung untuk wilayah, itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Pleno DPP yang berlangsung belum lama ini di tingkat paroki MBSB Wae Sambi.

Herman Baku, Ketua KBG Regna Rosari di Wilayah V, mengusulkan nama St. Gabriel ini sebagai pelindung dengan sejumlah pertimbangan utama.

“Pertama, St. Gabriel itu adalah pembawa kabar gembira dari Malaikat Tuhan. Ia adalah utusan Allah yang utama yang menyampaikan wahyu ilahi dan kehendak Tuhan kepada manusia,” jelas Herman, berargumentasi.

Dengan nama itu, lanjut Herman, semoga wilayah V bisa menjadi pembawa suka cita bagi sesama umat, tidak hanya di paroki MBSB tetapi juga di tempat-tempat lain.

Pertimbangan lainya, Kata Direktur Eco Enzim di Paroki MBSB ini, nama Gabriel itu berarti ‘Kekuatan Allah’.

“Semoga dengan nama pelindung St. Gabriel ini, kita di wilayah V ini selalu bersumber pada kekuatan Allah,” ujarnya.

Argumentasi Ketua KBG Regna Rosari ini mendapat dukungan penuh dari para ketua KBG lainnya. Apa lagi, secara historis, orang pertama yang dipercaya untuk mengemban sebagai Ketua di Wilayah V bernama baptis ‘Gabriel’ (Gabriel Moda, Alm.).

“Saya sepakat. Dengan nama Gabriel itu, kita bisa mengenang Alm. Gabriel Moda, mantan Ketua Wilayah V kita yang selalu bersahaja, dan selalu berkorban untuk gereja tanpa pamrih,” ujar Ben Teluma, Ketua KBG Kerahiman Ilahi, yang diamini para ketua KBG lainya.

Setelah berbagai argumentasi disampaikan, semua ketua KBG di Wilayah V itu sepakat untuk memberi nama pelindung bagi Wilayah V, yakni : St. Gabriel.

Untuk diketahui bahwa jumlah KBG yang ada di wilayah V ada 7, yakni : KBG. Sint. Hilarion I dengan Ketua Isfridus T. Nardi, KBG Sint. Hilarion II dengan ketua Viktor Rudin, KBG. Regna Rosari dengan ketua Herman Baku, KBG Kerahiman Ilahi dengan ketua Ben Teluma, KBG St. Vincentius dengan Ketua Agus Rahidin, KBG Ratu Surga dengan Ketua Kornelis Jelamput dan KBG Maria Angela dengan Ketua Alfons Jip.

Selain membahas soal nama pelindung wilayah, pada rapat koordinasi ini, para ketua KBG juga membahas persiapan wilayah V dalam menanggung koor pada perayaan Paskah 2026, yakni misa II hari Kamis Putih.***

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait